Sabtu, 21 Juli 2012

Musuh Pepaya


1.   Antraknosa

Penyebanya adalah jamur Colletotrichum gloeosporioides tergolong cendawan patogen yang bersifat laten. biasanya jamur penyabab antraknosa ini tidak langsung menampakkan rupa, asalkan sudah terinfeksi, baik melalui benih, bibit dan tanaman muda, patogen ini akan menetap pada tanaman. 
Gejala serangan akan nampak ketika kelembapan udara tinggi (di atas 95­­oC) dan masih bisa bertahan hidup pada kelembapan pada kelembapan rendah di atas 62oC. Cendawan ini sering menjadi masalah pasa keadaan lembab atau pada saat curah hujan tinggi (25 – 30oC). Perkembangan cendawan akan sejalan dengan perkembangan tanaman.
Teknis pencegahan :
-      Gunakan variates yang tahan terhadap antraknosa
-      Pilih lokasi tanam yang tidak ada riwayat antraknosa
-      Rendam dengan fungisida pada saat persemaian
-      Jangan menanam tanaman inang antraknosa
-      Jaga kebersihan kebun
-      Jegak stress akibat pemeliharaan tidak optimal

2.   Kutu Putih
Kutu putih memiliki sejarah penyebaran sangat cepat, penyebaran pertama sekali di Meksiko dan Amerika Tengah, pada tahun 1994, kutu putih ini di tetapkan sebagai hama papaya di Karania. Empat tahun kemudian di temukan di Florida, di Hawaii pada tahun 2006.